Apa Itu Freelance ?

Pasti sebagian dari kamu sudah tahu apa itu freelance, menurut wikipedia freelance atau dalam Indonesia disebut pekerja lepas adalah seseorang yang bekerja sendiri dan tidak berkomitmen kepada majikan jangka panjang tertentu. (https://id.wikipedia.org/wiki/Tenaga_lepas)

Sementara pelakunya atau orang yang melakukan pekerjaan freelance disebut juga freelancer. Karena tidak terikat dengan perusahaan, mereka bisa bekerja dimana saja dan kapan saja, misalnya di rumah, di cafe, atau tempat lainnya.

Contoh Pekerjaan Freelance

Saat ini sudah banyak orang yang memutuskan untuk menjadi freelancer dengan berbagai alasan, salah satunya sistem kerjanya yang fleksibel.

Tapi, apa saja ya pekerjaan freelance yang bisa dilakukan? Karena mengingat ada begitu banyak jenis pekerjaan yang sebagian besar harus dilakukan secara tatap muka.

Sejatinya ada banyak pula jenis pekerjaan yang bisa dilakukan dimana saja dan kapan saja tanpa harus datang ke kantor, memakai pakaian formil, dan mengisi absensi. Di antaranya adalah sebagai berikut ini :

  • Website developer
  • Web designer
  • Dekstop programmer
  • Web maintenance
  • ContentWriter untuk web, blog, website atau startUp
  • Copywriter
  • Desain (logo, website, produk, dll)
  • Konsultan
  • Data Entry & Data Mining
  • Penerjemahan (bahasa Inggris, Jepang, Jerman, Tiongkok dll)
  • Elektronik dan Robotik
  • Bisnis & Digital Marketing
  • Voice Over
  • Ahli SEO
  • Editor Foto dan Video
  • Data Scientist
  • Publisher
  • Blogger
  • Youtuber
  • Android developer
  • Perencana Keuangan, dll

Dari beberapa jenis pekerjaan freelance di atas adakah yang sesuai dengan yang kamu kuasai? Jika iya, selamat kamu bisa menjadi freelancer!

Pekerjaan Freelance untuk Mahasiswa

Kata siapa pekerjaan freelance hanya dapat dilakukan oleh profesional. Bahkan, kamu yang masih menyandang status mahasiswa juga bisa menjadi freelancer. Asalkan kamu memang mempunyai skill yang dibutuhkan.

Dari sederet jenis pekerjaan freelance di atas kamu juga bisa melakukannya meskipun masih harus membagi waktu untuk kuliah.

Lebih spesifiknya berikut ini saya sajikan pilihan pekerjaan freelance untuk mahasiswa yang dapat kamu kerjakan dan menjadi sumber penghasilan tambahan.

  1. Content Writer
  2. Fotografer
  3. Penerjemah
  4. Pemandu Wisata
  5. Desainer grafis
  6. Guru Les
  7. Waiter
  8. Asisten Pribadi
  9. Web Developer
  10. Blogger
  11. Youtuber
  12. Android Developer

Kalau kamu memilih pekerjaan di atas pastikan kuliahmu tidak terbengkalai ya. Tapi juga pastikan pekerjaan freelance dapat selesai sesuai dengan deadline yang telah disepakati dengan klien.

Baca juga : Cara Berjualan di Shopee

Cara Kerja Freelance

Kalau kamu sudah memiliki salah satu atau beberapa skill di atas, dan ingin menjadi freelancer. Kamu harus tahu jadi freelancer ada cara kerjanya sendiri, loh.

Nah, berikut ini cara kerja freelance secara umum yang bisa jadi pedoman untuk kamu.

Kamu bisa bergabung di job portal dan membuat profil semenarik mungkin. Kamu bisa memberikan deskripsi mengenai pengalaman, keahlian, dan jangan lupa sertakan juga hasil kerja atau portofolio yang telah dibuat.

Dengan begitu calon klien dapat mempertimbangkan untuk menggunakan jasamu karena dari kualitas hasil kerja yang telah kamu lakukan sebelumnya.

Setelah profil jadi dan tampil di job portal, akan ada banyak perusahaan atau perorangan yang mencari freelancer di situs tersebut sesuai dengan kategori pekerjaan yang dibutuhkannya.

Kalau kamu sesuai dengan kategori yang dibutuhkan, dan portofoliomu dianggap bagus. Kamu akan direkrut oleh perusahaan atau perorangan tersebut untuk mengerjakan project atau pekerjaan darinya.

Jika perusahaan atau perorangan tersebut telah memilih freelancer, selanjutnya freelancer tersebut akan melakukan tugasnya sesuai dengan kesepakatan.

Antara freelancer dan klien akan menyepakati durasi waktu pengerjaan dan biaya atas pekerjaan tersebut.

Freelancer wajib menyelesaikan tugasnya sesuai dengan hasil kesepakatan bersama dengan klien. Perusahaan atau perorangan tersebut juga harus memberikan brief atau penjelasan sedetail mungkin mengenai spesifikasi pekerjaan yang dibutuhkan, sehingga freelancer dapat mengerjakannya sesuai dengan panduan klien.

Jika pekerjaan sudah selesai, freelancer dapat mengirim file hasil pekerjaan kepada klien. Jika klien menginginkan adanya revisi, freelancer harus memperbaikinya.

Namun, jika klien telah setuju dengan pekerjaan tersebut, maka tugas dianggap selesai dan proses pembayaran akan dapat segera diproses.

Kemudian freelancer akan mendapatkan pembayaran dari hasil pekerjaan tersebut.

Lowongan Freelance

Jika dilihat dari cara kerjanya, menjadi freelancer sangat fleksibel dan mengasyikkan ya, karena dapat dikerjakan dimana saja.

Selain melalui situs job portal, kamu juga bisa menawarkan jasa langsung ke perusahaan yang sedang membutuhkan jasa freelancer dengan mengirim portofolio dan curriculum vitae melalui email.

Baca juga : Cara Meningkatkan Penjualan di Shopee

Gaji Freelance

Setelah tahu apa saja jenis pekerjaan freelance dan cara kerjanya, mungkin sekarang kamu penasaran memangnya berapa sih gaji seorang freelancer.

Karena ada banyak jenis pekerjaannya, dan tentunya masing masing pekerjaan tersebut memiliki tingkat kesulitan yang berbeda, maka gaji freelancer juga beragam tergantung dari jenis pekerjaannya, dan tentunya berdasarkan hasil kesepakatan dengan klien.

Sehingga mengenai gaji freelancer tidak ada patokan khusus berapa besarannya. Kamu akan tahu sendiri seiring dengan berapa banyak project yang kamu kerjakan dan jam terbang yang telah kamu lewati sebagai freelancer.

Berapa Gaji Freelance ?

Kalau kamu masih penasaran berapa gaji freelance, nih saya kasih contohnya untuk jenis pekerjaan sebagai desainer interior.

Ada yang memasang harga Rp 100.000 sampai Rp 250.000 per meter persegi untuk setiap desainnya.

Jadi misalkan seorang freelancer tersebut mendapat project desain kamar berukuran 4×4 dengan harga yang telah disebutkan, maka Rp 100.000 x 16 meter = Rp 1.600.000.

Contoh lain misalkan freelancer seorang guru les privat. Ada kisaran harga yang dibayar per jam yakni sebesar Rp 150.000, tetapi ada juga yang mematok harga Rp 250.000 sampai Rp 300.000 per jam.

Beda lagi dengan gaji freelance fotografer, yang bisa dipatok dengan harga Rp 2.500.000 sampai Rp 5.000.000 per project.

Jika kamu menangani jasa foto kamu bisa mematok harga mulai dari 500.000 sampai Rp 2.000.000. Semuanya tergantung dimana project itu dilakukan, karena tiap daerah biasanya juga harga pasarannya berbeda beda.

Keuntungan dan Kekurangan Menjadi Freelancer

Mengemban pekerjaan apa saja tentu ada keuntungan dan kekurangannya masing masing. Berikut ini saya beri gambaran untuk kamu yang berniat menjadi freelancer apa saja keuntungan dan kekurangan yang akan kamu dapatkan.

Keuntungan

  • Sesuai minat
  • Fleksibel
  • Pendapatan lebih
  • Bisa bekerja dimana saja
  • Tidak terikat ruang dan waktu
  • Bisa bekerja di banyak perusahaan atau banyak project

Kekurangan

  • Tidak dapat jaminan (jaminan kesehatan, jaminan hari tua, dll)
  • Terancam menganggur (karena tidak selalu mendapatkan project)
  • Cenderung jenuh karena bekerja secara individu

Jika kamu sudah mantap untuk menjadi freelancer, pastikan kamu memenuhi syarat syarat sebagai freelancer ya. Di antaranya adalah sebagai berikut :

Syarat-syarat Menjadi Freelancer

1. Memiliki keahlian tertentu

Dengan memiliki keahlian tertentu kamu bisa menawarkan jasa kepada orang lain, dan menunjukkan hasil kerja yang telah kamu buat.

Contoh keahlian :

  • Bisa menulis bahasa Indonesia / bahasa Inggris
  • Bisa mendesign menggunakan Corel Draw
  • Bisa edit photo menggunakan Photoshop
  • Bisa edit video
  • Bisa membuat blog atau website
  • Bisa membuat aplikasi android
  • Bisa menerjemahkan bahasa asing (english)
  • dll

2. Mengenal dunia internet

Cara promosi yang paling mudah bagi seorang freelancer adalah melalui internet, maka pastikan kamu dapat dan bisa mengakses internet ya.

  • Punya laptop atau komputer
  • Memiliki koneksi internet yang stabil
  • Memiliki HP android

3. Fleksibel dan cepat beradaptasi

Ingat, menjadi freelancer artinya kamu tidak memiliki kantor yang permanen untuk ditempati kerja. Maka kamu harus fleksibel dan mudah beradaptasi dimana pun kamu mengerjakan tugas.

4. Mampu mengatur waktu

Kamu harus bisa disiplin dan mampu mengatur waktu, karena kamu tidak memiliki bos yang akan memarahimu. Tapi ingat kamu punya mitra atau klien yang menunggu hasil kerjamu.

Jangka waktu pengerjaan project seorang Freelance biasanya harian, mingguan dan bulanan.

  • Penulis artikel 3-6 hari
  • Design logo 2-3 hari
  • Edit video 3-6 hari
  • Buat website 1-2 minggu
  • Penerjemah 1 minggu
  • Buat aplikasi android 1 bulan
  • Buat website perusahaan 1 bulan

Nah, sekarang kamu sudah tahu kan apa itu freelance dan hal lainnya terkait pekerjaan freelance. Penuhi syarat syarat di atas ya jika kamu ingin menjadi freelancer. Selamat mencoba!

Leave a Comment